Selasa, 14 November 2017
TRESNAMU NGUNGKULI TRESNANE
Jumat, 27 Oktober 2017
BERCERMINLAH, BERKACALAH (SEDIKIT), KAWAN
Sampai ketika malam hendak berganti pagi, baru kuingat pesan
itu. Dengan malas kubuka media sosial yang entah mengapa tidak pernah membuatku
tertarik untuk eksis. Berubah apanya sih temanku satu itu.BACA JUGA
JADI "GURU" DADAKAN DI PERBATASAN
Minggu, 08 Oktober 2017
GEK 'NDANG MILI
Nuju turu, kudu ngisi..
Mbendina ngene, kapan prei..
banyu banyu mbok mili'ya..
jo nggawe kabeh rekasa..
tangga teparo dipekso ronda..
mata dijereng nganti kejenggit
lambe komat-kamit
nungga-nunggu banyu, ra wedi dhemit
duh, aduh, Pangeran
tobat encit tenanan
koyo ngene kahanan
ngenteni banyu koyo dolanan delik'an..
lena sithik, tandon ra keduman..
mantheng sewengi, banyu ra sowan..
nunggoni suara mancur..
krungune endah koyo tekukur..
selak awak ajur mumur..
BACA JUGA ARTIKEL LAIN:
MAMMA MIA ! FILM MUSIKAL FULL LAGU ABBA
Sabtu, 23 September 2017
AVANZA vs WULING vs XPANDER
Keinginan sambalbawang melihat Spin merangsek klasemen atas, pupus sudah. Spin pun harus rela menemani Ertiga, sama-sama (rutin) di belakang AvXen dalam penjualan. Pasca-Spin dan Ertiga, Mobilio yang lalu nongol. Mobilio bikinan Honda ini, ternyata juga masih belum bisa nyundul maksimal.
Pertengahan tahun ini, muncul Xpander dan Confero. Mereka yang sudah bosen AvXen bersorak. Hore ada pilihan lain. Tapi, bisa apa ya, keduanya menghadang AvXen? Antara ragu, penasaran, pesimis, optimis.
Xpander dan Confero nampaknya mesti mengenal pasar Indonesia yang unik. Coba kita tengok ke belakang, mengapa Ertiga dan Spin belum bisa menggusur AvXen. Alasannya simpel. Karena Ertiga dan Spin tidak (dianggap) banyak memberi apa yang diinginkan pasar (dibaca : orang Indonesia yang ingin membeli mobil 7 kursi penumpang).
Hanya saja, ketika menengok isi dompet dan saldo tabungan, sambalbawang mesti menghela nafas panjang (banget). Masih lumayan jauh cita-cita itu terwujud, hehe. Brosurnya dulu yang bisa diboyong pulang ke rumah. Mobilnya sih, ya, entar-entar doeloe.. pakai banget, pula.
BACA JUGA : TENTANG HONDA (2) DARI ASTREA 700 SAMPAI ASTREA 800
BACA JUGA : ABBA TALENTA TERBAIK MUSIK SWEDIA
Jumat, 25 Agustus 2017
SEGELAS TEH DARI IBUMU
Gemetar langkah kaki memasuki rumahnya. Wajahku menunduk, dan kepala semakin tertunduk ketika suara tertuju kepadaku. Menata serpihan hati yang diremukkan anakmu, tidak mudah mengucapkan bahwa aku sore ini kembali lagi, mencari buah hatimu.
Kursi kayu ini pun benar-benar terasa panas, seakan aku duduk di atas lembaran seng yang seharian tersengat terik mentari tanpa ampun. Kulihat lagi wajahnya. Senyum di bibirnya, teduh tatapannya, aku tahu engkau pernah dalam situasi seperti ini. Situasi yang sekarang dialami anakmu. Hanya saja, barangkali kisah dan ending-nya berbeda jauh.
Engkau tersenyum lagi. Lembut kau panggil buah hatimu. Gadis 16 tahun, berambut pendek, dengan kerling mata nan jenaka, dan lesung pipit, itu, masih bersembunyi di kamar. Selalu begitu. Samar kudengar suaranya, menjawab panggilan ibunda tercinta. Aku semakin gemetar.
Kursi kuremas kuat, mulut mengatup rapat, keringat dingin mulai mengalir. Aku sebenarnya tidak lagi sanggup menatap wajah sang remaja ini. Masih sedikit sanggup kutatap wajah ibundanya. Tapi menatap dia, sungguh mendebarkan.
Detik serasa menit. Menit serasa jam. Engkau akhirnya menampakkan diri. Duduk di depanku. Mengenakan kaos putih bergambar logo sekolah kita. Tak ada kata terlontar sampai ibundamu memecah keheningan dengan menawarkan membuat minuman teh. Ah, ibu.
Aku mengiyakan. Aku tahu engkau memberiku waktu dan kesempatan untuk berbincang dengan putri tersayangmu. Meski selama sepuluh menit sebelum teh terhidang, nyaris tak ada kata terlontar dari anakmu. Selain tentu saja, menanyakan mengapa aku masih datang.
"Aku datang untuk kamu. Seperti biasa. Aku hanya mencoba datang di hadapanmu," kataku. Kamu terdiam. "Jika kehadiranku tidak membuatmu berkenan, bolehlah kamu anggap kedatanganku hanya untuk menyapa orangtuamu,"
Tak ada reaksi. Aku tahu saatnya pergi. Tak ada lagi yang bisa kuharapkan dari gadis yang siang-malam kupuja dalam sunyi ini. Kuputuskan pulang. Entah, sore ini adalah kegagalanku yang keberapa untuk mengajakmu membuka suara.
Segelas teh yang telah tersaji, kuminum. Sepet-manis yang pas. Saatnya berpamitan. Ibundamu muncul, dengan tatapan mata yang teduh. "Lain kali datang lagi, ya, dik," katanya. Aku mengangguk pelan. Aku tahu itu hanya untuk menghiburku.
"Pasti, bu," jawabku seriang mungkin meski aku tahu engkau menangkap kesedihanku. Aku pasti akan datang lagi untuk bersilaturahmi denganmu, ibu. Tidak ada yang salah dengan anakmu. Dan tidak ada yang salah juga dengan diriku.
Akhir pertemuan sore itu, ternyata masih berlangsung beberapa menit lagi. Sial. Motor butut yang setia menemaniku, ini, kembali ngambek. Seperti tuannya. "Macet lagi ya dik, skuternya," kata ibundamu dengan tatap mata iba.
Aku hanya bisa mengangguk sembari meringis malu.
BACA JUGA ARTIKEL LAIN :
"MAMA" by PAULINA, PROYEK LAGU PERTAMA
MENGAPA HARUS NGEBLOG
DI RELUNG KAMARKU (cerpen)
BASA WALIKAN
THE AQUARIAN ?
Kamis, 24 Agustus 2017
WELCOME, KIMI SI KURA-KURA
Segera kacamata dipasang dan cepat berlari mendekat. Apa itu gerangan? Badalaaah.. Seekor kura-kura brazil !!. Seberat hampir sekilo. Berkedip-kedip matanya, mungkin dia bingung dirinya berada dimana. Sama seperti herannya sambalbawang. Mestinya dia tahu, ini halaman belakang rumah.
Tapi dia tidak tahu, pastinya. Entah jua darimana dan bagaimana dia bisa terjatuh dari atap. Dugaan terbesar, naik lantai dua rumah tetangga. Dan meluncur turun. Putus asa? Bunuh dirikah? Emang dalam sejarah kura-kura, pernah putus asa lalu tetiba bunuh diri?
Dikonfirmasi ke tetangga, tidak ada yang merasa memiliki si kura-kura. Sampai ada satu warga yang merasa itu kura-kuranya, tapi hilang setahun lalu. Entah juga ini kura-kuranya atau tidak, hanya si kura yang tahu. Habis wajah mereka sama semua.
Tapi sudahlah, yang pasti, dia menjadi anggota keluarga besar Samantha Modiste Balikpapan. Sehari setelah kejadian si kura-kura ijo terjun bebas ini, kami sudah dapat nama untuknya. Kimi.
Dan begitulah si Kimi. Sukanya makan, berendam, jalan-jalan mengitari halaman, berjemur, seperti layaknya kura-kura brazil lainnya.
Baca juga :
KILAUMU BAGAIKAN MUTIARA
DI RELUNG KAMARKU (CERPEN)
JADI "GURU" DADAKAN DI PERBATASAN
MENGAPA HARUS NGEBLOG
"MAMA" by PAULINA, PROYEK LAGU PERTAMA
THE AQUARIAN ?
Sabtu, 08 Juli 2017
MODISTE IKUT PAMERAN ? ITU KAMI, SAMANTHA PROJECT BALIKPAPAN
Balikpapan Loop Pop Up Market, event pertama, sungguh menggoda. Nyaris tidak ada persiapan, sambalbawang dan saudara bojo kelabakan. Keasyikan menerima order, dan sendirian mengerjakan, berimbas tiadanya stok.
Nggak lucu dong kalau ngikut pameran tapi cuma bawa mesin jahit. Dua minggu sebelum pameran, Agustus 2015 lalu, saudara bojo pontang-panting membikin baju untuk dipajang. Nggak lucu pula, kan, kalau hanya majang sehelai baju.
Saudara bojo mendadak juga butuh manekin. Juga butuh rak kayu untuk memajang baju. Dipetakan sekilas, ruang stan masih cukup lapang, Tante dari sodara bojo yang notabene perajin tas, memberi secercah peluang.
Namun juga tetap harus berburu rak susun untuk meletakkan tas-tas handmade ini. Mesti pula beli tempat pajangan kain, yang akhirnya diputuskan seminggu sebelum hari-H. Langsung order dua unit ke perajin rotan, yang untunglah disanggupi.
Urusan masih panjang. Balik lagi ke tukang kayu untuk pesan papan nama. Masih pesen lagi dua gepok kartu nama. Sodara bojo menjadi "komandan" untuk urusan tata letak dan pemilihan bahan, Diputuskan pula, sepeda tua di rumah, ikut diangkut.
Pameran kedua, Welcoming Days Telkomsel 4G-LTE pada 1-4 Oktober 2015 di parkiran Mal Balikpapan Super Block (BSB). Hal uni terjadi di sini, yakni pembayaran memakai T-Cash. Uang elektronik. Rada ribet, tapi mengasyikkan juga karena baru pertama kali begini. Merasakan pertama kali "bayaran" dengan cara "digesek", hehe.
Pameran ketiga, 31 Maret-3 April 2016, bertajuk Telkomsel Loop Pop Up Market, dihelat di parkiran mal Balikpapan Baru. Di tempat yang sama, pameran keempat, berjudul Pop Up Market, diadakan, 28 September-2 Oktober 2016.
Lalu dilanjutkan pameran kelima di roof top Bandara Sepinggan, Balikpapan, 3-7 Mei 2017 lalu. Di empat pameran pertama, Samantha mengisi puncak acara, yakni trunk show, fashion show skala kecil. Para model dari Srinthil Agency Balikpapan, didandani mbak Samantha, menyita perhatian para pengunjung pameran.
Sedangkan pada pameran kelima, urung digelar trunk show, lantaran hujan deras. Pawang hujan nampaknya kurang "perkasa" menangkal hujan. Rada sebel, sih, tapi tidak mengapa, namanya juga hujan. Alam tak bisa dilawan. Setidaknya karya masterpiece kami bisa dipajang di bengkel mode Samantha di Cluster Berau, Wika.
Dan inilah tampang stan Samantha saat pameran keenam, Mei lalu. Samantha berbagi kapling dengan Barakati, produsen rok nan kece, di Balikpapan.
Ah, jadi gimana dan kapan pameran keenam Modiste Samantha a.k.a Samantha Project? So pasti seru, lah.Jadi tunggu saja tanggal putarnya. Tertarik dan penasaran gimana modiste Samantha, silakan kunjungi web kami : MODISTE SAMANTHA BALIKPAPAN
Atau instagram :
BACA JUGA : ABBA TALENTA TERBAIK MUSIK SWEDIA
BACA JUGA : GATOTKACA TAK HANYA OTOT KAWAT BALUNG WESI
BACA JUGA : KELAS SHIBORI ALA SAMANTHA PROJECT BALIKPAPAN


